Selalu ada kejutan dalam hidup, bahkan yang sudah terencanakan

Sinopis

CERITA cewek yang keras hati ingin mewujudkan cita-citanya sebagai staf kantor pos, karena obsesi masa kecilnya bersama sahabat pena yang selama 18 tahun tidak pernah ditemuinya. Kantor Pos menjadi tempat interaksi yang sangat humanis yang membawa pada pertemuan dengan seorang anak kecil penderita kanker darah. Si anak selalu mengirimkan surat untuk Tuhan demi harapan kesembuhan.

– CAST-

DENIRA WIRAGUNA

Sebagai Ruth

KEYKO ANANTA

Sebagai Wini

FERLY PUTRA

Sebagai Reza

FAJAR REZKY

Sebagai Krisna

SORAYA RASYID

Sebagai Naila

GALERI FOTO

PRODUCTION

KARTU POS WINI diadaptasi dari novella karya Ruwie Meyta dengan judul yang sama

Pemain:
Denira Wiraguna (Ruth)
Ferly putra (Reza)
Fiedra Azalia (Dewi)
Tyara Vanesha (Rosiana)
Keiko Ananta (Wini)

Produser: Aris Muda, Avesina Soebli

Eksekutif Produser: Gani Subrata

Sutradara: Tarmizi Abka

Skenario: Endik Koeswoyo, Aris Muda, Saskia Desti

Produksi: Sinemata Productions & Radepa Studio/ 2021

Sayang untuk melewatkan jalinan cerita yang menarik novelet karya Ruwi Meita berjudul Kartu Pos Wini. Cerita tentang obsesi cita-cita yang harus diwujudkan. Cerita tentang penderita kanker yang putus harapan dan kartu pos jadi satu-satunya harapan. Belum lagi, cerita cowok dan cewek yang punya komunikasi lewat surat selama 18 tahun tanpa pernah bertemu, namun mereka bisa menjalin komunikasi. Ada kerinduan, ada keinginan bertemu tapi tidak ada kata cinta yang pernah mereka ucapkan. Unik jadinya.

Terpenting lagi adalah ada kisah penyintas yang bermodalkan surat untuk Tuhan sebagai kekuatannya untuk bertahan hidup. Nyatanya, keajaiban itu selalu ada. Semua pertemuan dan kelindan cerita menjadikan Kartu Pos Wini, punya daya pikat cerita yang menarik, Cerita duka tapi kami tuturkan lebih cair, lebih ringan dan menghibur..

Tarmizi Abka, Sutradara

Kartu Pos Wini itu seakan mewakili problem kita kebanyakan. Problem keinginan atau harapan yang sering dipatahkan oleh keadaan. Sinemata layak mengangkat cerita yang sangat humanis ini. Cerita relasi antar-manusia yang sebenarnya sederhana tapi sering kehilangan makna. Kadang ketidakpedulian melemahkan sifat-sifat kemanusiaan, ketidakpedulian terhadap penderita kanker, terhadap mereka yang berharap memperpanjang usia karena kanker, sering bukan menjadi problem mereka-mereka yang sehat jasmaninya.
Kartu Pos Wini memberi kesadaran bahwa kepedulian, empati dan berbagi menjadi pengingat kesadaran kita bahwa ada yang lebih berharga dibanding memuaskan ego belaka.

Arismuda, Produser